This awesome blogger theme comes under a Creative Commons license. They are free of charge to use as a theme for your blog and you can make changes to the templates to suit your needs.
RSS

click-clock

macam-macam linux



Debian / GNU Linux
Redhat 9
Mandrake
Caldera Open
Slackware
SuSe
Corel
Turbo
Ubuntu
Fedora
Xandros
Mandriva
Ubuntu Moslem Edition
Ubuntu Kristen Edition
Ubuntu Desktop Edition
Blankon
3D OS
Kubuntu
Fedora Core 4
Lycoris
Mandrake 10
Knoppix 3.6
Simply Mepis
Lindows
Linare
Kuliax
Gentoo
Novell
BlueCatLinu
HardHat linux
DeLi linux
White Glove linux
Astaro Security linux
Chainsaw linux
Crux
Devil-linux
Engarde secure linux
Linux ROM
Pocket linux
tomsrtbt
Trustix Secure
ZipHam
Sol Server optimized Linux
Grey Cat Linux
AlphaLinux
ttyLinux
Chinese Linux Extensions
ESWare
GNU/Linux UTUTO
Vine Linux
Plamolinux
FLKS
PA-RISC Linux
floppyfw
Gibraltar
PKLinux
Small Linux
Smoothwall
Basic Linux Tumokas
JAILBAIT
Security-Enhanced Linux
EmbLin
ZipSpeak
MastodonLinux
ClarkConnect
ELinOS
Fli4L
HonungLinux
MiracleLinux
Dreancast Linux Ditribution
IPCop Firewall
Keeper Linux
Yu0-GNU-Linux
SourceMage GNU/Linux
PLD Linux Distribution
LinEx
VLOS
FIregate server
RedFlag Linux
O-Net
Topologi Linux
ARM Linux
SoL Diag
Yoper
Roku OS
IntrinsycLinux
BonzaiLinux
AbulEdu
BU Linux
CERN Linux
free DUC
Skole Linux
Aurox Linux
Kalango Linux
Free-EOS
IDMS Linux
UHU-Linux
ATOS Linix
Gobol Linux
Insigne linux
Caixa Magica
Guadalinax
Catix
Startcom Linux
HostGIS Linux
rpathLinux
Quantian
Berry Linux
CCux Linux
Annvix
Zenwalk
Adamantix
Tiny Sopfa
CensorNet
Asianux
ASLinux Desktop
BIG LINUX
BioBrew Linux
Boten GNU/Linux
BrailleSpeak
BuraphaLinux
RedHawk Linux
Co-Create Desktop Linux
NeoLinux
Danix
Dappix
dyne:bolic
Blin
BioKnoppix
Botten GNU/linux
BuhawiLinux
Chinese 2000
Co-Create Desktop Linux
Condorux
NeoLinux
CPUBuilders Linux
Defira GNU/Linux
diskccKNOPPIX
EademEnterprise AS
EduLinux
EduMorphix
ELearnix
ERPOSS
EuroNode
FAMELIX
F.I.R.E.
Freedows
FRUSTIX
FTOSX
GenerationsLinux
Genthree Linux
EZ Planet One Enterprise Linux
LinEspa
FoxLinux
UltimaLinux
SistemaFenix
DarkstarLinux
ZenLinux
OPenLXLinux
NetMAXdesktop
SNAPPIX
Wendyx
Giboia Linux
GNIX-Viro
Gnoppix
gNOX
Good-Day GNU/Linux
Julex
H3Knix
HappyMacLinux
HolonLinux
Honeywall CDROM
Ignalum Linux
JoLinux
Jollix
JUSIX
Pingo
LinVDR
eLux
overclockix
knop ILS
SAM
ThinTux
LVP
ewrt
Salvare
Linux Live Game Project
edu Knoppix
FermiLinux
FTOSX
GeeXboX
GentooX
PXES
Hakin9 Live
HikaruniX
INSERT
GamesKnoppix
eLux
PC Linux OS
GoblinX
Sanyta Fe Linux
uClinux
iPod Linux
DiscoverStation
Fox Linux
Ufficio Zero
SLYNUX
Absolute
AntiX
OpenLX Linux
Slamd64
Molinux
ForesightLinux
SymphonyOS
Kanotix
MyahOS
STUX GNU/Linux
WIENUX
Arudius
liMP
Scientific Linux
NimbleX
Musix
VideoLinux
Sauver
Brazil Firewall and Router
Pardus
Openwall GNU/Linux-Owl
ZeroShell
Elive
FreeSpire
X-evian
Pioneer Linux
Ulteo
Parsix GNU/Linux
Icebreaker
BOSS
MAX (MadridLinux)
myOS
blueflops
BeaFanatIX
OpenFiler


Sumber:Linux.org

Read More...... 0 comments

cara sharing and security

1. klik kanan start
2. explore
3. cari folder yang mau dishare
4. klik kanan
5. sharing and security


sumber;
pak moko

Read More...... 0 comments

Nich artikel mungkin bermanfaat bagi anda yang sedang membutuhkannya, kebetulan nich artikel aku dapetin ketika lagi jalan2 keliling blog, lalu aku dokumentasikan diblog untuk dipraktekan sendiri dan ngantri diblog draftku selama beberapa hari, dari pada mubadzir aku publish aja :D. Nach ini artikel tutorial instalasi Mikrotik Router OS versi 2.9, artikel ini aku kutip dari situsnya mas Vavai yang ditulis oleh Ahriyan Ibrahim berikut artikel lengkapnya :

Mikrotik dapat digunakan dalam 2 tipe, yaitu dalam bentuk perangkat keras dan perangkat lunak. Dalam bentuk perangkat keras, Mikrotik biasanya sudah diinstalasi pada suatu board tertentu, sedangkan dalam bentuk perangkat lunak, Mikrotik merupakan satu distro Linux yang memang dikhususkan untuk fungsi router. Mikrotik routerOS adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer biasa menjadi router network yang handal,mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless.
Fitur-fitur tersebut diantaranya : Firewall & Nat, Routing, Hotspot, Point to Point Tunneling Protocol, DNS server, DHCP server, Hotspot, dan masih banyak lagi fitur lainnya.
Komputer yang akan digunakan sebagai router network cukup dengan spesifikasi menengah, di tempat saya bekerja, Mikrotik dipergunakan pada cpu Pentium III 800 Mhz, RAM 512 mb dan hdd 10 Gb sebagai firewall dan hotspot server untuk melayani sekitar 150 user.
Berikut ini adalah step-step instalasi Mikrotik routerOS

Sebelumnya persiapkan dulu cd instalasi miktorik, kalau belum punya ya silahkan cari pinjaman atau download dulu file ISO mikrotik di sini. Setelah cd siap maka masukkan ke cdrom dan lakukan boot from cd.
pastikan komputer yang akan dipergunakan memiliki minimal satu ethernet card.
Setelah proses booting selesai maka akan muncul tampilan berikut (klik untuk gambar yang lebih jelas):

Tampilan diatas adalah pilihan paket-paket yang akan di install, tekan ‘a’ untuk menginstall semuanya dan diteruskan dengan menekan ‘I’ untuk melanjutkan proses instalasi.
Proses instalasi dilanjutkan dengan pembuatan partisi dan format harddisk, harap diingat bahwa mikrotik akan mengambil semua space yang ada di harddisk. karena itu tidak disarankan utk menginstall mikrotik pada harddisk operasional yang berisi data-data penting seperti mp3 atau mungkin file avi kesayangan anda. (lho kok data operasional penting mp3 dan avi .. jangan jangan )
Setelah melakukan pembuatan partisi dan memformat harddisk maka tahap terakhir adalah menginstall paket-paket yang dipilih pada awal tadi ke dalam harddisk. setelah selesai tekan enter untuk reboot.
Mikrotik yang baru saja di download dan di install adalah versi shareware yang hanya bisa dipergunakan sementara dan akan bisa dipergunakan lebih lanjut bila melakukan registrasi terlebih dahulu, tapi jangan khawatir, versi ini sudah cukup untuk dipakai belajar kok.

Mikrotik telah selesai di install, dan bisa dipergunakan dengan login sebagai user admin dan tanpa password. Selanjutnya adalah setting network, sebagai contoh mikrotik akan diberi alamat ip 192.168.202.1 dengan netmask 255.255.255.0.
Untuk itu ketikkan pada console perintah berikut

/ip address add address=192.168.202.1 broadcast=192.168.202.255 network=192.168.202.0 netmask=255.255.255.0 interface=ether1
Nah sekarang mikrotik sudah bisa diremote baik dengan telnet maupun dengan Winbox. Winbox adalah sebuah utility untuk melakukan remote ke server mikrotik kita dalam mode GUI.
Untuk mendapatkan winbox, buka browser dan arahkan ke http://192.168.202.1/winbox/winbox.exe
Berikut ini screenshot dari winbox tersebut


Demikian step-step instalasi mikrotik yang bisa saya sampaikan, selanjutnya Insya Alloh di kesempatan lain akan saya lanjutkan dengan konfigurasi fitur-fitur mikrotik lainnya.

Read More...... 0 comments

SISTEM OPERASI JARINGAN

Sistem Jaringan Komputer
Minggu, 14 September 2008 15:51:19 - oleh : admin

1. Pengenalan Jaringan

(WHANDI.NET) Suatu jaringan komputer local biasa disebut LAN (Local Area Network) adalah suatu jaringan data kecepatan tinggi dan fault tolerant yang menghubungkan sejumlah PC, printer dan peralatan lainnya pada suatu area yang relatif kecil.

LAN akan memberikan banyak keuntungan bagi pemakainya seperti penggunaan bersama suatu peralatan seperti printer serta berbagai aplikasi komputer, pertukaran file di antara pemakai yang terhubung di jaringan, dan komunikasi antar pemakai melalui mail elektronik atau aplikasi lainnya.

Untuk mencakup wilayah yang lebih luas maka dikenal istilah Internetworking yang merupakan suatu kumpulan jaringan-jaringan individu yang terhubung melalui peralatan intermediate networking.

2. Protokol dan Topologi LAN

Protokol LAN biasanya memakai satu dari dua metode untuk mengakses media jaringan yaitu: Carrier Sense Multiple Access / Collision Detection (CSMA/CD) atau Token Passing. Jaringan berbasis Ethernet memakai metode CSMA/CD sedangkan jaringan berbasis Token Ring dan FDDI memakai metode Token Passing.

Secara umum topologi dan protokol LAN dapat digambarkan seperti tertera pada diagram dibawah ini


Topologi logic dari LAN terdiri dari 4 macam yaitu: bus, star, ring dan tree. Topologi fisik jaringan tidak selalu mengikuti topologi logiknya, misalnya untuk jaringan memakai topologi logic bus dan ring secara fisik biasanya disusun berdasar topologi fisik star. Jaringan LAN berbasis Ethernet memakai topologi logic bus jadi secara fisik dapat memakai topologi fisik bus atau star sedangkan jaringan LAN berbasis Token Ring dan FDDI memakai topologi logic ring jadi secara fisik dapat diimplementasikan dengan topologi fisik star dan ring.


3. Komponen Jaringan

Komponen-komponen yang digunakan di dalam jaringan komputer biasanya terdiri dari hub, LAN Switch, repeater, bridge, router.

Suatu hub adalah peralatan yang menghubungkan terminal-terminal pemakai dimana setiap terminal dihubungkan dengan kabel tersendiri sehingga membentuk topologi fisik star namun dapat beroperasi berdasar topologi logic bus atau ring.

LAN Switch digunakan untuk menghubungkan berbagai segmen LAN dan menyediakan komunikasi bebas tubrukan, terdedikasi diantara komponen-komponen jaringan serta mendukung banyak koneksi secara bersamaan. LAN Switch didesain untuk menswitch data frame pada kecepatan tinggi.



Repeater berfungsi menghubungkan diantara segmen-segmen jaringan sehingga memperluas cakupan jaringan tanpa melakukan segmentasi atau pemfilteran namun hanya memperkuat, mesinkronisasi dan mengirim ulang sinyal-sinyal dari satu segmen jaringan ke segmen-segmen jaringan yang lain.
Bridge berfungsi menghubungkan diantara segmen-segmen jaringan namun dengan melakukan pemfilteran sinyal-sinyal data sehingga tetap mempertahankan segmentasi jaringan sehingga menjaga agar lalu-lintas di setiap segmen tidak terpengaruhi oleh lalu-lintas segmen-segmen yang lain. Bridge juga dapat menghubungkan segmen-segmen jaringan yang menggunakan basis protocol akses yang berbeda misalnya segmen Ethernet dengan segmen Token Ring asalkan memakai protocol komunikasi yang sama seperti IP ke IP, IPX ke IPX dll.



Router melaksanakan pengiriman informasi melalui suatu internetworking dan bekerja pada layer 3 OSI. Tugas utama Router adalah menentukan jalur routing yang optimal dan mengirimkan group-group informasi (biasanya disebut paket) melalui suatu internetworking. Ukuran yang digunakan untuk penetuan jalur atau path yang optimal diantaranya: path length, load, reliability, delay, bandwidth dan communication cost. Beberapa Routing Protokol menggunakan algoritma routing yang berbeda-beda, beberapa diantaranya: Interior Gateway Routing Protocol (IGRP), Open Shortest Path First (OSPF), Exterior Gateway Protocol (EGP), Routing Information Protocol (RIP) dll.

4. Sistem Operasi Jaringan

Suatu sistem operasi jaringan adalah suatu system operasi komputer yang didesain terutama untuk mendukung printer sharing, common file system dan database sharing, application sharing dan kemampuan untuk me-manage suatu network name directory, system keamanan, dan pengawasan segala aspek jaringan.

Terdapat berbagai system operasi jaringan yang ada di pasaran diantaranya: Microsoft Windows 2000 Server, LINUX, Novel Netware, Artisoft's LANtastic, Banyan VINES,


Beberapa kategori yang sebagai prasyarat untuk memilih Network Operating System (NOS) yang sesuai kebutuhan :

a. Architectur

Perusahaan-perusahaan yang memiliki beban kerja yang dinamis perlu memperhatikan arsitektur NOS apakah mendukung system multiprosesor? Apakah systemnya didukung system asimetric atau simetric multiprosesing? Apakah operating systemnya mendukung arsitektur multiprosesor?

b. Scalability

Beberapa hal pertimbangan pemilihan NOS untuk mendukung skala usaha yang menggunakan NOS meliputi: Berapa kapasitas minimum dan maksimum dari memory, disk cache dan disk yang didukung oleh setiap NOS? Berapa jumlah maksimum file locks, open file, concurrent clients, server di dalam domain dan domain yang dapat didukung oleh setiap NOS?

c. Availability dan Reliability

Memiliki fitur file locking, mendukung RAID (Redudant Arrays of Inexpensive Disk), berbagai tipe dari pengalihan kegagalan pada klien (client failover) ketika suatu server mengalami kegagalan dan mendukung konfigurasi fault-tolerant hardware. ini semua merupakan hal yang penting untuk perusahaan yang mengandalkan jaringan sebagai bagian kritis dari operasi bisnis harian mereka.

d. Clients supported

Kebanyakan perusahaan memiliki berbagai macam operating sistem di setiap dekstopnya diantaranya: DOS, DOS/Windows, Windows for Workgroup, Windows 95/98, Windows NT Workstation, Macintosh, OS/2 dan Unix serta peralatan-peralatan seperti terminal X-Windows, terminal character cell(teller terminal, point of sale devices dll). Suatu NOS harus dapat mendukung semua hal di atas.

e. Network Printing

Printing merupakan salah satu dari fungsi-fungsi utama dari NOS. Perusahaan harus dapat mengetahui jawaban dari beberapa hal berikut dalam memilih NOS :
Berapa jumlah printer yang mampu didukung setiap server
Printer banyak Dapat dikendalikan oleh satu antrian print
Dapatkah banyak antrian print mengendalikan satu printer
Dapatkah NOS membangkitkan sinyal alarm ke operator jika timbul masalah ketika mencetak
Dapatkah NOS memberitahu pemakai apabila tugas pencetakan telah selesai
Dapatkah fungsi pencetakan di-manage dari jauh


f. Network Media

Berbagai tipe media jaringan telah banyak digunakan dalam perusahaan seperti media Ethernet, Token Ring, asynchronous dan synchronous telephone lines, Packet Switched Data Networks(PSDN) seperti X.25, fiber optic dan Integrated Services Digital Network (ISDN). Tanpa kemampuan dukungan terhadap semua hal di atas maka sangat sukar bagi suatu perusahaan untuk membangun infrastuktur jaringan yang paling optimal untuk kebutuhan jaringannya.

g. Network Protocols

Pemilihan NOS harus mempertimbangkan kompatibilitas antara protocol jaringan yang digunakan dengan NOS yang meliputi 3270 dan asynchronous terminal emulation, AppleTalk filing protocol (AFP), TCP/IP, Telnet, Simple Mail Transfer Protocol (SMTP), Simple Network Management Protocol (SNMP), SNA, SNA LU6.2, SNA Advanced Program-to-Program Communication (APPC), File Transfer Protocol (FTP), Internetwork Packet Exchange/Sequenced Packet Exchange (IPX/SPX), NetWare file services, NetWare print services, NetBIOS, dan NetBEUI. Kategori ini juga mempertimbangkan apakah akses client ke server melalui suatu saluran asynchronous, PSDN, Internet atau ISDN.

h. Network Services

Kategori ini untuk mengevaluasi platform NOS untuk menentukan apakah NOS tersebut menyediakan fungsi-fungsi yang diperlukan untuk directory services yang mengijinkan user mengakses layanan jaringan tanpa perlu mengetahui alamat jaringan, layanan keamanan yang mengontrol akses ke fungsi-fungsi directory management dan menentukan apakah NOS mendukung tool-tool dan layanan-layanan yang sudah dispesifikasikan oleh Dekstop Management Task Force (DMTF).

i. Server Management

Memastikan ketersediaan tool untuk me-manage platform NOS, termasuk audit trail functions, file management, user account management, error reporting, dan server performance reporting. Perusahaan memerlukan informasi ini untuk peng-administrasian NOS platform.

j. Security

Mengevaluasi kesesuaian standar platform NOS, dukungan terhadap access control list, disk quotas, automatic discovery dan management dari penyusup, dukungan terhadap callback modem, dukungan terhadap security management system seperti Kerberos, dan apakah encryption services tersedia.

k. Functionality/Utility

Proses konsolidasi server-server fungsi tunggal ke dalam server-server multi fungsi harus mengevaluasi insfrastruktur platform NOS. Suatu operating system fungsi tunggal dapat menyediakan kinerja yang lebih tinggi untuk layanan file dan print namun memerlukan dukungan operating system lain untuk sebagai platform layanan aplikasi. Suatu general purpose operating system dapat mendukung mutlifunctions server sehingga dapat mengurangi management dan biaya sistem.

l. Application development tools

NOS platform harus dapat mendukung layanan aplikasi sebaik dukungan terhadap layanan file dan print. Kategori ini meninjau ketersediaan dari third generation language (3GLs), fourth generation language (4GLs), object oriented development tools dan tool untuk team programming di setiap NOS paltform.

m. Data access

NOS platform harus dapat mendukung aplikasi-aplikasi yang lebih kompleks sehingga harus juga mendukung file access methode dan indexed file access method. Kategori ini mengevaluasi dukungan NOS platform untuk file services.

n. Database support

Software database biasanya merupakan bagian dari infrastuktur distributed applications. Kategori ini mengevaluasi software database yang tersedia pada setiap NOS platform.

o. Applications

Kategori ini untuk mengevaluasi layanan aplikasi apa saja yang tersedia pada setiap NOS platform seperti mail client, mail server, word proccessing client, spreadsheet client, integrated office suite atau Lotus Note.

Sumber: dickyrahardi

Read More...... 0 comments